Hidup ini memang tak mudah. Pencapaian yang diraih tak muncul tiba-tiba. Pastilah ada perjuangan yang dilakukan sebelumnya. Menjadi aku yang sekarang banyak hal yang sudah dilampaui. Seorang kepala sekolah yang mendapat amanah untuk menjaga segenap kepercayaan yang datang, menjadi penanggung jawab serta teladan bagi semua mitra kerja di lingkungan sekolah. Sikap dan lisan haruslah terus seimbang pun seirama sebagai seorang yang berdiri dalam kepemimpinan, apalagi berkecimpung di dunia penjaga moral anak bangsa. Di situ ada guru sebagai garis depan interaksi dengan siswa, terlebih siswa sebagai tokoh utama dalam pendidikan, generasi penerus bangsa dimana harapan terbaik dibebankan di pundak-pundak mereka. Buku ini aku tulis khusus sebagai memoar perjalanan seorang ‘Muki’. Figur pemimpin yang pernah menyandang sebagai kepala sekolah teladan. Pencapaian itu tidaklah IV didapat secara instan, melainkan melalui perjuangan dan usaha-usaha yang penuh liku serta rintangan. Satu tujuan yang pasti, yakni dedikasi itu tiada lain untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik lagi. Sebagai seorang Muki, salah satu peranku memang hanyalah seorang kepala sekolah. Namun sesungguhnya aku bukanlah-siapa-siapa sebelumnya. Ada banyak hal yang tak pernah terpublikasi bahwa dalam setiap perjalanan hidup begitu banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dan dipelajari. Semoga bermanfaat, berlimpah berkah, jadi jariyah tabungan amal untuk bekal hidup abadi.
Tinggalkan Balasan